Apa kata Undang-Undang mengenai hari libur?

Hari libur merupakan cuti berbayar yang tidak mengurangi masa kerja karyawan pada perusahaan. Peraturan mengenai masa istirahat bagi pekerja baik cuti tahunan, mingguan, maupun cuti pada hari libur nasional tertulis dalam Undang-Undang Tenaga Kerja No.13 tahun 2003 pasal 79 – 85.

Bagaimana Peraturan Kerja Bersama mengatur mengenai cuti dan hari libur mingguan dan nasional?

Berdasarkan UU No.13/2003 pasal 79 ayat (3), selama tidak melanggar hak cuti/liburan dari pekerja, perusahaan dapat mengatur mengenai cuti secara lebih baik dari ketentuan-ketentuan UU No.13/2003 dalam perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP), atau Peraturan Kerja Bersama (PKB).

Sehingga dari ketentuan tersebut, perusahaan dapat memberikan cuti tahunan setelah seorang pekerja bekerja selama 12 bulan terus menerus, atau mengaturnya secara berlainan dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama, sepanjang tidak merugikan hak pekerja (minimal 12 hari per tahun, setelah 1 tahun bekerja).

Pada praktiknya, ada juga perusahaan yang memberikan hak cuti tahunan pekerja pada tahun pertama (12 bulan pertama) seseorang bekerja. Ada pula yang mengatur, semenjak seseorang bekerja, dia berhak mendapat cuti 1 hari per bulan.

UU No.13/2003 sendiri tidak mewajibkan perusahaan memberikan cuti tahunan pada pekerja yang belum bekerja selama 12 bulan. Maka, praktik pemberian cuti tahunan di tiap perusahaan tentu akan berbeda-beda, tergantung pada isi dari PK, PP, atau PKB di perusahaan.

Dalam Perjanjian Kerja Bersama biasanya diatur mengenai waktu liburan/istirahat, Penjadwalan Liburan, Pemberhentian dan Pembayaran untuk Liburan dan Metode Akrual Liburan.

Apa saja jenis – jenis hari libur?

  • Hari Libur Mingguan
  • Hari Libur Nasional

Berapa banyak hari libur yang bisa saya dapatkan dalam setahun?

Jenis Cuti/Hari Libur

Banyaknya Hari Libur Berbayar yang Berhak didapat

Cuti Tahunan

12 (dua belas) hari kerja

Cuti Sakit

  • untuk 4 (empat) bulan pertama, dibayar 100% (seratus perseratus) dari upah;
  • untuk 4 (empat) bulan kedua, dibayar 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari upah;
  • untuk 4 (empat) bulan ketiga, dibayar 50% (lima puluh perseratus) dari upah; dan
  • untuk bulan selanjutnya dibayar 25% (dua puluh lima perseratus) dari upah sebelum pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh pengusaha.

Cuti karena keperluan penting

  • Pekerja menikah : 3 (tiga) hari
  • Menikahkan anaknya : 2 (dua) hari
  • Mengkhitankan anaknya : 2 (dua) hari
  • Membaptiskan anaknya : 2 (dua) hari
  • Istri melahirkan/mengalami keguguran kandungan : 2 (dua) hari
  • Suami/istri, orang tua/mertua, anak atau menantu meninggal dunia : 2 (dua) hari
  • Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia : 1 (satu) hari.

Hari Libur Nasional

14 hari

Libur Mingguan

1 hari jika Anda bekerja selama 7 jam/hari, 2 hari jika Anda bekerja selama 8 jam/hari

Berapa banyak hari libur nasional dalam setahun?

Pemerintah mengumumkan hari libur nasional, hari libur nasional biasa berjumlah sekitar13-14 hari. Di waktu libur nasional ini, perusahan wajib membayar penuh para karyawannya.

Hari libur nasional tahun 2012 berjumlah sebanyak 14 hari, sedangkan jumlah cuti bersama sebanyak lima hari. Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama ini disahkan dengan SKB Tiga Menteri yakni Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2011, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/VII/2011, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor SKB/03/M.PAN-RB/07/2011. Berikut adalah daftar hari libur nasional di tahun 2012

Hari Libur Nasional

Tanggal

Hari

Tahun Baru Masehi

1 Januari

Minggu

Tahun Baru Imlek 2563

23 Januari

Senin

Maulid Nabi Muhammad SAW

5 Februari

Minggu

Hari Raya Nyepi

23 Maret

Jumat

Wafat Yesus Kristus

6 April

Jumat

Hari Raya Waisak Tahun 2554

6 Mei

Minggu

Kenaikan Yesus Kristus

17 Mei

Kamis

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

17 Juni

Minggu

Hari Kemerdekaan RI

17 Agustus

Jumat

Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

19-20 Agustus

Minggu – Senin

Idul Adha 1433 H

26 Oktober

Jumat

Tahun Baru 1434 H

15 November

Kamis

Hari Raya Natal

25 Desember

Selasa

Sumber : Gajimu.com

Silabus

  • Indonesia. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.
  • Indonesia. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 51/MEN/2004 tentang Istirahat Panjang Pada Perusahaan Tertentu.
  • Indonesia. Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil.
  • Indonesia. Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh